Category: Pemograman


Java Script

1. Mencetak teks dalam javascript

Dalam Java Script perintah yang digunakan untuk mencetak suatu teks pada dokumen HTML adalah
document.write(“pesannya”).
Untuk lebih jelasnya cobalah ketikan code berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
document.write(“<H1>Aksara Jawa</H1>”);
</SCRIPT>
<I>Tulisan di atas dihasilkan oleh Java Script</I>
</BODY>
</HTML>

2. Tipe Data dan Deklarasi Variabel
Dalam Java Script terdapat tiga macam tipe data utama, yaitu tipe data String (kumpulan karakter), tipe data
bilangan / numerik, dan tipe data logika / boolean. Pada tipe data boolean akan mengenal dua buah nilai yaitu
true dan false.
Pendeklarasian variabel dalam Java Script ditandai dengan penggunaan kata kunci var dan diikuti dengan
nama variabel. Tipe data dari suatu variabel ditentukan oleh nilai yang diisikan ke dalam variabel tersebut dan
bukannya dideklarasikan secara eksplisit. Untuk lebih jelasnya cobalahcontoh berikut ini:
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript””>
var kota = ”bandung”; // deklarasi variabel bernama kota bertipe data string
var gaji = 0; // deklarasi variabel bernama gaji bertipe data integer
var ipk = 2.75; // deklarasi variabel bernama ipk bertipe data float
var status_cekal = false; // deklarasi variabel bernama status_cekal bertipe data boolean
</SCRIPT>

3. Konversi Tipe Data
Dalam pemrograman java script dimungkinkan untuk melakukan konversi / pengubahan tipe data.
Tipe data yang memungkinkan untuk dikonversi adalah tipe data string ke tipe data numerik.
Ada dua fungsi yang bisa digunakan untuk mengkonversi suatu nilai bertipe data string ke numerik, Fungsi
yang pertama adalah fungsi parseInt() dan fungsi yang kedua adalah fungsi parseFloat().
Fungsi parseInt() digunakan untuk melakukan konversi dari tipe data string ke tipe data numerik berbentuk
bilangan bulat / integer.
Dan fungsi parseFloat() digunakan untuk melakukan konversi dari tipe data string ke tipe data numerik
berbentuk bilangan pecahan / floating point.
fungsi keterangan contoh:
– parseInt() digunakan untuk konversi dari tipe data string ke
tipe data numerik bilangan bulat / integer
– parseFloat() digunakan untuk konversi dari tipe data string ke
tipe data numerik bilangan pecahan / floating

4. Mengenal Message Box

Dalam Java Script terdapat tiga macam message box standar, yaitu alert, confirm, dan prompt. Dalam
JavaScript ketiga message box ini merupakan bagian dari objek window.
Alert
Alert digunakan untuk menampilkan pesan / informasi yang sifatnya penting dan mendesak. Misalkan saja
informasi yang menyatakan bahwa suatu halaman web membutuhkan shcokwave player yang terinstal pada
web browser.
Bentuk umum dari message box alert adalah:
window.alert(pesan);
Untuk lebih jelasnya dapat mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<H1>ALERT</H1>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
window.alert(“JavaScript memang hebat”);
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Confirm
Confirm digunakan untuk meminta konfirmasi dari pengunjung web. Nilai yang mampu ditampung oleh
message box ini adalah nilai true atau false. Kedua nilai ini dihasilkan dari penekanan tombol Ok atau Cancel.
Penekanan tombol Ok akan menghasilkan nilai true sedangkan penekanan tombol Cancel akan menghasilkan
tombol false.
Bentuk umum dari message box confirm adalah:
window.confirm(pertanyaan);
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<H1>CONFIRM</H1>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
var komentar;
komentar = window.confirm(“Apakah Anda vegetarian?”);
if (komentar) {
document.write(“Anda seorang vegetarian”);
} else {
document.write(“Anda bukan seorang vegetarian”);
}
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Prompt
Prompt dapat digunakan untuk menampung nilai yang diinputkan oleh penunjung web.
Bentuk umum dari message box prompt adalah:
window.prompt(pesan, nilai_default);
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
Prompt dapat digunakan untuk menampung nilai yang diinputkan oleh penunjung web.
Bentuk umum dari message box prompt adalah:
window.prompt(pesan, nilai_default);
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<H1>PROMPT</H1>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
var nama;
nama = window.prompt(“Masukkan nama Anda”, “Mbah Boedy”);
document.write(“Selamat Datang ” + nama);
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

5. Mengenal function
Penggunaan function memungkinkan penulisan suatu kode program secara modular atau yang sering kali
disebut sebagai modular programming. Penulisan function pada JavaScript umumnya diletakkan pada bagian
HEAD dalam dokumen HTML.
Bentuk umum dalam penulisan function adalah:
function nama_function() {
//statementstatement
yang akan dieksekusi oleh function
}
Ketika suatu function ingin digunakan yang perlu dilakukan adalah memanggil nama functionnya.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function salam() {
document.write(“<H1>Hallo Apa Kabar?</H1>”);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
salam();
document.write(“Header tersebut dihasilkan dari pemanggilan function salam”);
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

6.Mengenal Event
Event adalah kejadian yang terjadi pada suatu halaman web. Kejadian ini bisa bermacammacam,
ada kejadian
penekanan tombol, kejadian pengubahan nilai pada textbox, dan bermacammacam
kejadian lainnya.
Kejadiankejadian
tersebut bisa diarahkan untuk memicu pemanggilan suatu function tertentu. Konsep
pemrograman di mana suatu function dipanggil berdasarkan suatu event tertentu dikenal dengan istilah event
handling programming.

Event onClick
Event onClick merupakan kejadian penekanan tombol mouse (click) pada komponen form. Kejadian ini bisa
berupa penekanan tombol, pemilihan checkbox maupun radio button, dan pemilihan suatu link, serta
penekanan tombol submit ataupun reset.
Pengaturan terhadap event ini dilakukan dengan menuliskan atribut onClick pada tag HTML yang
bersangkutan. Atribut ini dapat diberi nilai berupa nama function yang akan dipicu oleh event tersebut.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function salam() {
window.alert(“Selamat Datang\n” + formku.nama.value);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<FORM NAME=”formku”>
<TABLE>
<TR><TD>Nama:</TD><TD><INPUT TYPE=”TEXT” NAME=”nama”></TD></TR>
<TR><TD></TD><TD><INPUT TYPE=”BUTTON” VALUE=”Proses” onCLick=”salam()”></TD></TR>
</TABLE>
</FORM>
</BODY>
</HTML>

Event onFocus dan onBlur
Event onFocus berkaitan dengan kejadian mengarahkan fokus kursor ke suatu komponen form tertentu. Contoh
nyata dari kejadian ini adalah ketika melakukan pemindahan kursor ke dalam suatu textbox baik itu dilakukan
dengan menggunakan bantuan mouse ataupun menggunakan tombol tabulasi pada keyboard.
Sedikit berbeda dengan event onFocus, event onBlur berkaitan dengan kejadian ketika kursor beralih
meninggalkan suatu komponen form tertentu.
Baik event onFocus maupun event onBlur keduanya bisa diimplementasikan pada komponen textbox dan text
area.

Event onChange
Event onChange merupakan suatu kejadian pengubahan nilai pada suatu komponen. Contoh nyata dari event
ini adalah pada kejadian pengisian atau pengubahan nilai pada textbox, text area, combo box, dan listbox.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajadi contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function ubah_nama() {
window.alert(“Nama Anda ” + formku.nama.value);
}
function ubah_kota() {
window.alert(“Anda berada di kota ” + formku.kota.value);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<H1>Mengenal Event onChange</H1>
<FORM NAME=”formku”>
<TABLE>
<TR>
<TD>Nama</TD>
<TD><INPUT TYPE=”TEXT” NAME=”nama” onChange=”ubah_nama()”></TD>
</TR>
<TR>
<TD>Kota</TD>
<TD><SELECT NAME=”kota” onChange=”ubah_kota()”>
<OPTION VALUE=”Jakarta”>Jakarta</OPTION>
<OPTION VALUE=”Bandung”>Bandung</OPTION>
<OPTION VALUE=”Jogja”>Yogyakarta</OPTION>
</SELECT></TD>
</TR>
</TABLE>
</FORM>
</BODY>
</HTML>

Event onSelect
Event onSelect berkaitan dengan kejadian pemilihan teks pada suatu komponen form seperti pemilihan teks
yang berada pada suatu textbox. Event ini bisa diterapkan pada textbox, textarea, combo box, dan list box.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function select_nama() {
window.alert(“Anda memilih teks \n pada textbox nama”);
}
function select_komentar() {
window.alert(“Anda memilih teks \n pada textarea komentar”);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<H1>Mengenal Event onSelect</H1>
<FORM NAME=”formku”>
<TABLE>
<TR>
<TD>Nama</TD>
<TD><INPUT TYPE=”TEXT” NAME=”nama” onSelect=”select_nama()”></TD>
</TR>
<TR>
<TD>Komentar</TD>
<TD>
<TEXTAREA NAME=”komentar” COLS=”20″ ROWS=”5″ onSelect=”select_kota()”>
</TEXTAREA>
</TD>
</TR>
</TABLE>
</FORM>
</BODY>
</HTML>

Event onMouseOver dan onMouseOut
Event onMouseOver dan onMouseOut berkaitan dengan kejadian pergerakan kursor mouse pada suatu link.
Event onMouseOver terjadi ketika kursor mouse berada di atas suatu link sedangakan event onMouseOut
terjadi ketika cursor mouse bergerak meninggalkan suatu link.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function dekat() {
window.alert(“Cursor Mouse Mendekat”);
}f
unction jauh() {
window.alert(“Cursor Mouse Menjauh”);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<H1>Mengenal Event onMouseOver dan onMouseOut</H1>
<A HREF=”http://ubuntu.com&#8221; onMouseOver=”dekat()” onMouseOut=”jauh()”><IMG SRC=”pic1.jpg”></A>
</BODY>
</HTML>
Semoga dapat membantu kalian membuat javascript yah…^^

Advertisements

Macam-macam Tag di HTML 4

Okehh, skrang kita akan mempelajari tentang form, kegunaan form adalah dapat menampung inputan dan juga berkaitan erat dengan pemrograman. Tetapi di sini gw cuma akan membahas sampai UI nya saja, jadi hanya tampilanya saja terlebih dahulu, ok..check this out!

9.Form

Pertama-tama saya akan mengajarkan cara membuat sebuah form yang sangat simpel.

Lihat coding di bawah ini:

<html><body> 

<form>

Nama:<input type=”text” name=”nama” size=”15″ maxlength=”15″ value=”Evan” /> <br/>

Password:<input type=”password” name=”pass”  value=”1234″/> <br/>

<input type=”submit” value=”Log in”/>

<input type=”reset” value=”Out”/>

</form>

</body>

</html>

Hasilnya seperti di bawah berikut :

 

Nama: 

Password:

 

Pada atribut type jika kita beri nilai password, maka tampilanya akan seperti gambar di atas. Untuk nilai submit dan reset, kita dapat menambahkan atribut method dan action pada tag form agar dapat berpindah ke halaman lain jika kita ketik log in atau log out. Tampilan form di atas juga terlihat kurang rapih, kita dapat merapihkanya dengan cara menggunakan tabel.

Selanjutnya kita akan membahas tentang checkbox dan kawan-kawan nya.

<html><body> 

<form>

Daftar Hobi  (ini checkbox)<br/>

<input type=”checkbox”/>Belajar<br/>

<input type=”checkbox”/>Ngoding<br/>

<input type=”checkbox”/>Posting<br/>

Jenis kelamin (ini radi0 button)<br/>

<input type=”radio” name=”kelamin”/ checked>Laki <br/>

<input type=”radio” name=”kelamin”/>Perempuan <br/>

Komentar anda: (ini textarea)

<textarea name=”komentar” cols=”20″ row=”5″>

</textarea> <br/>

Ini adalah combo box :

<select name=”Jurusan”>

<option value=”it”> IT

<option value=”ekonomi”> Ekonomi

<option value=”psikologi”> Psikologi

<option value=”bahasa”> Bahasa

</select>

Ini adalah listbox:

<select name=”Jurusan” multiple />

<option value=”it”> IT

<option value=”ekonomi”> Ekonomi

<option value=”psikologi”> Psikologi

<option value=”bahasa”> Bahasa

</select>

</form>

</body>

</html>

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Daftar Hobi (ini checkbox) 

BelajarNgoding 

Posting

Jenis kelamin (ini radi0 button)

Laki

Perempuan

Komentar anda: (ini textarea)

Ini adalah combo box :

IT Ekonomi Psikologi Bahasa Ini adalah listbox:

IT Ekonomi Psikologi Bahasa

PENTING!!!

Hasilnya karena berhubung themes yang dipakai membuat hasilnya menjadi selalu berbeda, kalian dapat mencobanya sendiri mengetikan Semua coding di atas dan lihat hasilnya. Next kita bakal belajar CSS, semoga bermanfaat postingan di atas. God Bless You..^^

Macam-macam Tag HTML 3

Pada bagian ini khusus saya akan menjelaskan tentang tag frame,
frame di gunakan untuk membuat sebuah bingkai untuk sebuah halaman web,
kita dapat membagi frame” tersebut ke dalama beberapa bagian pada sebuah halaman web.

8.Frame

Tag dasar pada pembuatan frame adalah tag<frameset> dengan atribut cols dan rows, sedangkan  tag<frame> dengan atribut src nya. Di bawah ini salah satu contoh sederhana dalam pembuatan frame, saya akan membaginya menjadi 2 bagian kanan dan kiri saja :

<html> 

<frameset cols=”50%,*”>

<frame src=”page1.html”>

<frame src=”page2.html”>

</frameset>

</html>

Di asumsikan kalian sudah membuat 2 buah page html seperti contoh di atas, dan sebah kerangan frame seperti di atas.

maka hasilnya halaman web kalian akan terbagi 2 kanan dan kiri, dibagi berdasarkan cols atau rows (seperti yang sudah saya jelaskan pada part 2 tentang tag dasar HTML).

Selanjutnya saya akan menjelaskan dengan contoh soal, saya memakai soal yang dipakai waktu praktikum web lagi untuk contohny, perhatikan gambar di bawah ini :

Pertama yang kita lakukan membagi secara bagian besar nya terlebih dahulu, yang saya lakukan membagi cols nya menjadi 4 bagian, kemudian baru tiap 1 cols dibagi lagi sesuai yang di inginkan. jadi yang saya lakukan pada awalnya seperti ini :

<html> 

<frameset cols=”25%,25%,25%,*”>

<frameset rows=”30%,30%,30%”>

<frame src=”……..”>

</frameset>

<frameset cols=”50%,*”>

<frame src=”……..”>

<frame src=”……..”>

</frameset>

<frameset rows=”30%,30%,30%”>

<frame src=”……..”>

<frame src=”……..”>

<frame src=”……..”>

</frameset>

………

Contoh di atas hanya membagi tiap bentuk nya saja pada kolom ke 1, di dalam frameset nya pun ad tag <frame> yang harus di tambahkan.

Sisa nya kalian coba sendiri ya untuk latihan….^^v
Jawaban soal (kalo udah bohwat aja…hoho)

Selanjutnya kita akan mencoba mebuat halaman web yang menggunakan link, contoh soal nya seperti di bawah ini :

Di sediakan 3 tombol di kanan dan di kiri, jika kita klik atas maka bagian tengah atas akan menjadi warna biru, begitu pun selanjutnya tengah dan bawah ada warna yang berbeda.

Pada bagian kanan nya digunakan untuk membalikan warna  tadi ke warna putih seperti gambar pertama.

Seperti biasa pertama saya akan membagi menjadi 3 bagian besar pada soal ini, kiri, tengah, dan kanan. Sesudah membuat kerangaka frame yang diminta, buatlah 2 bagan bagian kanan dan kiri nya yang berisi tulisan tersebut.

codingan awalnya seperti ini:

<html> 

<frameset cols=”25%,50%,*”>

<frame bagan kiri nya…>

<frameset rows=”30%,30%,30%”>

<frame warna biru….>

<frame warna hijau….>

<frame warna merah….>

</frameset>

<frame bagan kanan nya…>

</frameset>

</html>

Kemudian buat 2 buah html untuk bagan kiri dan kanan nya,

Selamat mencoba sodara-sodara….lol
Kalo uda pusing sini aj!!! ^^v

Dan yang terakhir adalah iframe, di gunakan karena bentuk nya yang fleksibel.

Macam-macam Tag di HTML 2

Sekarang tag yang akan dipelajari adalah mengenai <table> Tabel.

Tabel di gunakan untuk mengolompokan data-data yang ada secara rapih dan mudah untuk di baca.

7. Table

– Tag tabel yang standar dipakai adalah :

<table>     :  membuat tabel

<caption> :  membuat judul tabel

<tr>          :  cell baris

<th>         :  heading

<td>         : cell data

– Atribut pada tag tabel seperti :

<bgcolor> : mengatur warna tabel

<border>  : mengatur ketebalan garis pada tabel

<cellspacing> : mengatur jarak spasi

<cellpadding> : mengatur jarak padding nya

<width> dan <height>

Sekarang kita akan mencoba membuatnya, contohnya adalah seperti ini :

<table bgcolor=”#00FF00″ border=”3″> 

<tr> <th> Nama </th> <th> Pekerjaan </th> <th> Umur </th> </tr>

<tr> <td> Evan </td> <td> Manager IT </td> <td> 19 Tahun </td> </tr>

<tr> <td> Valdius </td> <td> Office Boy </td> <td> 26 Tahun </td> </tr>

<tr> <td> Anto </td> <td> Analyst </td> <td> 21 Tahun </td> </tr>

<tr> <td> Nano </td> <td> Lobbyist </td> <td> 21 Tahun </td> </tr>

</table>

Hasilnya adalah seperti ini :

Nama Pekerjaan Umur
Evan Manager IT 19 Tahun
Valdius Office Boy 26 Tahun
Anto Analyst 21 Tahun
Nano Lobbyist 21 Tahun

Tabel pun bisa kita buat menjadi sebuah gambar atau animasi lainya dengan bantuan atrribut rowspan dan colspan yang dapat di pakai pada tag <th> atau <td>. Rowspan digunakan untuk menggabungkan baris menjadi 1 bagian, begitu juga colspan menggabungkan kolom.

Contoh nya sebagai berikut :

<table bgcolor=”green” border=”3″> 

<tr> <th rowspan=”2″ colspan=”2″ align=”center”> Mahasiswa Maranatha </th> <th colspan=”3″ align=”center”> Jurusan </th> </tr>

<tr> <th> IT </th> <th> Management </th> <th> Psikologi </th></tr>

<tr> <th rowspan=”2″> Jenis Kelamin </th> <th> Laki-laki </th> <td>1000</td> <td>500</td> <td>700</td> </tr>

<tr> <th> Perempuan </th> <td> 300 </td> <td> 1300 </td> <td> 700 </td> </tr>

</table>

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Mahasiswa Maranatha Jurusan
IT Management Psikologi
Jenis Kelamin Laki-laki 1000 500 700
Perempuan 300 1300 700

Tabel ini dapat kita buat sebuah animasi atau gambar, saya mengambil contoh dari soal-soal praktikum Web kemaren yang saya kerjakan.^^ Ini beberapa contoh nya, coba kalian buat coding html nya sendiri…..he

TIPS !!!!

Biasakan dalam membuat sebuah tabel buat dahulu kerangka <tr> nya atau barisnya, misal contoh kita mau membuat gambar SpongeBob di atas memiliki 10 baris. Pertama -tama kita buat dahulu <tr></tr> sebanyak 10 biji, baru kita isikan di dalem <tr> nya sesuai yang diminta.

Macam-macam Tag di HTML 1

Dalam sebuah penulisan HTML biasanya disertakan gambar-gambar atau effect-effect yang bertujuan untuk memperindah web anda. Disini saya akan membahas beberapa tag yang dapat anda gunakan pada web anda:

1. Image

Pertama saya akan menjelaskan tentang cara memasang image pada web anda, anda membutuhkan tag <img>. Tag <img> tidak membutuhkan penutup dan disertai dengan tag src yang fungsi nya untuk mengambil gambar dari suatu alamat tertentu. Misal anda mempunya gambar bernama bear.jpg pada folder gambar di dekstop anda. Kode nya sebagai berikut:

<img src=”gambar/bear.jpg” height=”100″ width=”200″/ alt=”Bear”>

Atribut alt menentukan sebuah teks alternatif untuk sebuah gambar  jika gambar tidak bisa ditampilkan,karena misal di sebabkan karena koneksi yang lamban atau kesalahan dalam atribut src. Atribut height dan weight untuk mengatur tinggi dan lebar nya.

2. Links

Salah satu cara agar pada halaman web kita dapat berpindah ke halaman lain adalah dengan menggunakan tag <a> disertai dengan atribut href. Perhatikan contoh kode di bawah ini:

<a href=”www.keb0.wordpress.com”>myblog</a>

Sekarang text myblog sudah menjadi link, yang jika anda klik dia akan pindah ke alamat link yang lain.

Atribut yang lain yang dapat digunakan adalah atribut target, berfungsi untuk membuka link pada jendela browser yang baru, contoh nya sebagai berikut :

<a href=”www.keb0.wordpress.com” target=”_blank”>myblog</a>

Hyperlink juga dapat memindahkan kita ke sebuah image, kita pakai atribut href karena file yang saya ambil lokal.  Kode nya sebagai berikut :

<a href=”bear.jpg”>MyBear</a>

Jika kita klik Mybear, dia akan berpindah link khusus memunculkan gambar nya saja.

3.List

List dibagi dalam 3 jenis, yang pertama adalah <ul> Unordered List. mempunyai  atribut type beserta 3 value nya, yaitu disc, square, dan circle. Sebagai contoh nya adalah kode berikut:

<ul type=”circle”>

<li>list 1</li>

<li>list 2</li>

<li>list 3</li>

</ul>

Hasilnya sebagai berikut:

  • list 1
  • list 2
  • list 3

<li>berfungsi untuk menampilkan list nya, tag list yang kedua adalah <ol> Ordered List, contoh nya :

<ol><li>list 1</li>

<li>list 2</li>

<li>list 3</li>

</ol>

Hasilnya sebagai berikut :

  1. list 1
  2. list 2
  3. list 3

Yang terakhir adalah dengan menambahkan start pada <ol>, memungkinkan dapat memulai dari nomor yang ditentukan. berikut contoh kode nya:

<ol start=”5″><li>list 1</li>

<li>list 2</li>

<li>list 3</li>

</ol>

Berikut hasilnya :

5. list 1
6. list 2
7. list 3

4.Sound

Tag <sound> digunakan untuk memperdengarkan suara atau lagu saat memasuki suatu halaman web, sebagai contoh lihat kode berikut ini :

<sound src=”namafile.wav” loop=”infinite” delay=”20″></sound>

kode src untuk menentukan di direktori mana file tersebut, loop untuk melakukan pengulangan secara terus menerus karena nila nya infinite, dan delay selama 20 detik sebelum suara dimulai.

Ada juga tag <bgsound>, hanya dapat digunakan di Internet Explorer. Tag ini memiliki 2 atribut, yaitu src dan loop. Sebagai contoh saya menggunakan file berekstensi midi, ini kode nya :

<bgsound src=”namafile.mid”><noembed></bgsound></noembed>

5.Video

Flash movies (.swf), AVI’s (.avi),  dan MOV’s (.mov) adalah file yang di support oleh tag .

  • (.swf) adalah tipe file yang dibuat oleh Macromedia’s Flash program.
  • (.wmf) adalah tipe file dari Microsoft Window’s Media Video.
  • (.mov) adalah tipe dari Apple’s Quick Time Movie format.
  • (.mpeg) adalah tipe file yang dibuat oleh Moving Picture Expert Group.

Ini adalah contoh kode nya:

<embed src=”/html/file.swf” width=”100%” height=”200″><noembed><img src=”image.jpg” alt=”Image.jpg” /> </noembed>

</embed>

Tag <embed> ini adalah tag yang khusus untuk menambahkan video dan juga sound ke situs web anda. Anda tidak perlu memiliki Java VM, VB script, ActiveX, atau java script untuk mendukung tag <embed>, karena tag ini menyertakan kontrol untuk media secara otomatis.

6.Text

Tag <font>digunakan untuk mengedit sebuah tulisan yang kita pilih dan <basefont>menjadikan default tulisan dari awal .Tag <p>paragraf digunakan untuk membuat sebuah paragraf, biasa disertai juga dengan tag <h> heading. Tag heading ada 6 jenis ukuran, dari mulai <h1> yang mempunya ukuran terbesar  sampai <h6> yang mempunyai ukuran terkecil. Ada lagi tag <i>italic <u>underline dan tag <b>bold.  Ada juga tag <big> dan <small> untuk penulisan huruf lebih besar dan kecil nya. Ada juga tag <pre> yang berfungsi untuk membuat paragraf yang terformat sendiri sesuai yang kita mau. Contoh penggunaanya sebagai berikut:

<h1 >Judul 1</h1><h4 >Judul 2</h4>

<h6> judul 6</h6>

<font face=”arial” color=”blue”><p><b>Ini adalah paragraf tebal</b></font>

<i> Bercetak miring </i>

<u> Bergaris bawah </u>

</p>

<pre>

<big>Nama saya Evan</big>

<small>kuliah di Maranatha</small>

Jurusan IT

</pre>

Hasilnya :

Judul 1

Judul 2

judul 6

Ini adalah paragraf tebal

Bercetak miring

Bergaris bawah

Nama saya Evan

kuliah di Maranatha

Jurusan IT

Tag selanjutnya adalah tag <sup>superscript, <sub>subscript, <tt>membuat tulisan menjadi seperti mesin tik, dan <del> membuat tulisan tercoret. Ada juga <acronym> digunakan untuk memberi keterangan tambahan atau penjelasan dari sebuah singkatan. Sebagai contoh :

Satuan luas adalah meter<sup> 2 </sup>Senyawa H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>

<tt>mesin tik</tt>

Ini di <del> coret </del>

<acronym title=”Internet Protocol”> IP </acronym> dan

<acronym title=”Operating System”> OS </acronym>

Hasilnya :

Satuan luas adalah meter 2 Senyawa H2SO4

mesin tik

Ini di coret

IP dan

OS

Demikian penjelasan Tag HTML dasar dari saya, semoga dapat membantu kalian semua…..^^